Perebutan Kursi Ketua Partai Demokrat
Partai Demokrat sedang mencari Ketua barunya
Siapa yang dipilih dan siapa yang memilih
Sepertinya masih belum jelas
Siapa yang dipilih memang ada 3 (tiga) calon
Ketiganya Kader terbaik Partai Demokrat
dan Ketiganya berjasa besar dalam menyukseskan Partai Demokrat
Kini ketiganya bersaing untuk menjadi Ketua
Bersinggungan, bergesekan dan saling menjatuhkan
Siapa yang memilih ?
Secara de-fakto memang para Kader Partai Demokrat
Namun secara de-jure, kita tahu siapa itu.
Ketua Partai Demokrat periode ini memiliki peran yang strategis
Karena 2014 adalah tahun penentuan hidup dan matinya partai ini
Rakyat juga akan melihat, apakah pemilihan ketua ini dilakukan secara demokratis atau terpimpin
Dan setelah terpilih, ketuanya akan terus diawasi, apakah mampu mengemban amanat partai atau tidak
Selamat memilih Partai Demokrat
Semoga terpilih yang terbaik sebagai Ketua…
Filed under politik | Comment (1)Boediono
Terus terang saya kagum dengan Bapak, kalem, profesional dan percaya diri. Namun ketika Bapak menjelaskan tanggapan tentang hasil rapat paripurna DPR RI tentang Bank Century saya melihat ada beban berat yang Bapak tanggung. Hampir saja saya mengira Bapak akan mengundurkan diri tapi ternyata tidak. Bapak juga tidal bilang ada yang salah dalam kebijakan tersebut padahal DPR bilang ada. Kami sebagai rakyat bingung mana yang benar. Mungkin hanya Tuhan yang tahu mana yang benar.
Filed under pemimpin, politik | Comment (1)Selamat Hari Sumpah Pemuda
Saya ingat dulu waktu diberi tugas oleh Guru SMA-ku untuk membuat sebuah tulisan tentang sumpah Pemuda. Saya menulis waktu itu tentang gerakan Pemuda yang selalu menjadi cikal bakal perubahan yang fundamental.
Saya tulis waktu itu, mengapa Pemuda ? Karena Pemuda adalah moral post, ketika semua idealisme belum terkotori oleh kebutuhan dan keinginan, maka di situlah kebenaran berpihak. Dan era kebangkitan Nasional Indonesia melawan penjajahan, juga diawali dengan sumpah Pemuda 81 tahun yang lalu.
Di samping itu, pemuda memiliki energi yang sangat besar, bahkan teramat besar sehingga seakan gunung-pun bisa dipindahkannya dengan satu tangan.
Oleh sebab itu, dengan kekuatan idealisme dan fisik yang prima, Pemuda adalah tumpuan Perubahan, dari masa ke masa.
Memperingati hari Sumpah Pemuda yang tepat pada hari ini, 81 tahun yang lalu dan bertepatan pula dengan diresmikannya Pemerintahan Baru Nasional untuk masa 5 (lima) tahun ke-depan, semangat Pemuda sudah seharusnya menjadi sebuah refleksi tentang cita-cita Para Pendiri Negara, yang dulu adalah para Pemuda, apakah Indonesia sudah berada para track yang benar, apakah semangat yang dulu menggelora masih ada dalam dada para Pemimpin kita saat ini.
64 tahun sudah Indonesia merdeka sebagai sebuah Negara yang berdaulat, 81 tahun sudah Sumpah Pemuda dikumandangkan, akankah semangat itu masih ada ?
Filed under politik | Comment (0)Selamat kepada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II
Selamat kepada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II. Sebuah Kabinet yang penuh beban. Sebuah Kabinet yang diawasi oleh banyak orang. Mengapa ? Karena Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II memiliki sebuah proses kelahiran yang unik, jika dibandingkan dengan kabinet-kabinet Pemerintahan yang sebelumnya.
KIB II merupakan kabinet yang berasal dari Presiden yang dipilih langsung oleh Rakyat. KIB II merupakan Kabinet yang berasal dari Partai-partai Pendukung dan (yang tadinya) tidak mendukung (namun akhirnya mendukung juga). KIB II merupakan kabinet yang berasal dari gabungan antara profesional dan politisi.
Secara power politik, KIB II sangat-sangat kuat. Namun, semoga power tersebut bisa mewujudkan keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran bagi Rakyat (bukan bagi segelintir Partai tertentu).
Salam damai selalu, selamat dan sukses bagi KIB II.
Filed under pemimpin, politik | Comment (0)Indonesia - Malaysia
Persoalan antara Indonesia dengan Malaysia seharusnya disikapi dengan arif dan bijaksana, karena antara Indonesia dengan Malaysia memiliki hubungan historis yang sangat kental. Yang perlu diwaspadai adalah, mengapa harus ada masalah antara Indonesia dengan Malaysia.
Sebagai sebuah negara, masing-masing memiliki kedaulatan, namun sebagai sebuah bangsa, bangsa Melayu, maka seharusnya batas-batas wilayah itu dihilangkan. Indonesia seharusnya bangga dengan diakuinya sebagian milik Indonesia oleh Malaysia, namun seharusnya pula Malaysia berempati dengan langkahnya mengakui beberapa hasil karya Indonesia tersebut. Beyond of that, Indonesia dan Malaysia adalah sebuah bangsa yang sama.
Seluruh Negara yang tergabung dalam ASEAN memang berasal dari bangsa yang sama, sehingga seharusnya ikatannya harus lebih kuat dibandingkan dengan ikatan dalam negara.
Pilpres 2009
Pertunjukan panggung politik dengan judul Pilpres sepi pengunjung.
Hanya simpatisan para calon yang menonton dan memberi tepukan.
Seperti menyenangkan diri sendiri.
******
Yang ramai malah pertunjukan di panggung sebelah.
Pertunjukan para artis dan selebritis
Ada artis yang mengalami KDRT, seperti manohara dan cici paramida.
Ada selebritis yang tengah bermasalah dengan caddy-nya.
Dan masih banyak lagi.
Tepuk tangan meriah dan teriakan-teriakan sangat ramai di panggung itu.
Membuat iri para 3 calon presiden.
Membuat mereka mati gaya.
******
Waktu semakin berjalan dan mendekati hari Pemilihan
Tapi sepertinya pemilih acuh tak acuh, butuh tak butuh
Padahal nasib negara ini sedang ditentukan.
Tanpa Presiden, sebuah negara berarti tidak berarti apa-apa.
Meski kedaulatan ada di tangan rakyat, Presiden-lah yang mengembannya
******
Kenapa panggung pilpres tidak menarik (lagi) ?
Apakah karena pemainnya yang itu-itu aja?
Atau pertunjukannya yang mudah ditebak?
Atau dekorasi panggung yang kurang menarik?
Atau tiket-nya yang kemahalan.
hoahemmmmmm
penonton jadi mengantuk dan mendengkur.
******
Ya sudahlah..
seperti yang dibilang oleh orang-orang berdasi dan berkacama gelap di layar televisi
“Ini adalah pembelajaran, pembelajaran itu butuh biaya dan pengorbanan”
cobalah ambil cermin dan mari kita lihat wajah kita
Apakah kita sudah tidak terlalu tua untuk belajar ABCD Demokrasi ?
(mymonas)
Filed under pemimpin, politik | Comments (23)Koalisi Periuk Nasi
Akhir-akhir ini, pasca PEMILU Legislatif dan menuju PEMILU Presiden - Wakil Presiden, kita disibukkan dengan istilah yang tiba-tiba menjadi sangat populer yaitu “Koalisi”. Banyak yang membahasnya, di media massa, di blog, di email dan mailist, di warung kopi, di atas ranjang bahkan di kumpulan ibu-ibu desa yang tengah mencuci pakaian di pinggir sungai (hahaha sudah tidak ada lagi, semua sudah memakai mesin cuci… hayalan yang ngawur). Continue reading »
Filed under politik | Comment (0)350 tahun
Selama 350 tahun bangsa Indonesia telah dijajah. 350 tahun bukanlah waktu yang singkat. Jika rata-rata umur manusia Indonesia adalah 50 tahun, maka berarti Indonesia telah dijajah selama 7 generasi. Mulai dari Buyut, Kakek, Bapak, Anak, Cucu, Cicit, dan anaknya Cicit. Mulai Jaman Sultan Agung Demak yang masih menggunakan baju tradisional, sampe jaman Sukarno yang menggunakan Jas Pantolan. Continue reading »
Filed under politik | Comments (2)